Konsolidasi Solusi atas Tantangan Operator Seluler | Mobile88

Konsolidasi Solusi atas Tantangan Operator Seluler

Monday, April 11, 2011 12:00:00 AM

twitter

Jakarta- Industri telepon genggam dan nirkabel di Eropa tengah menghadapi krisis terkait turunnya pendapatan rata-rata per pengguna (average revenues per user - ARPU) dan dikuranginya dana untuk mengimplementasikan jaringan generasi mendatang. Hal ini mendorong para operator seluler untuk mencari peluang baru dalam rangka mempertahankan pelanggan dan pendapatan pangsa pasar mereka. Salah satu tren yang muncul di pasar selular dan nirkabel yang sudah jenuh di Eropa baru-baru ini, sesuai hasil analisa Frost & Sullivan, adalah adanya tren konsolidasi antar operator telekomunikasi.

"Meningkatnya kompetisi dari para pemain baru telah mengakibatkan terbentuknya rancangan harga yang inovatif sebagai bagian dari cara untuk meningkatkan kualitas data dan suara ARPU," ungkap Jayashree Rajagopal, Frost & Sullivan Research Associate, yang juga menulis laporan bertajuk Globalisation and Consolidation of the Telecom Industry: Mobile and Wireless Perspective. "Post-paid customers are poised to play an important role since they are the major revenue contributors."

Jumlah pelanggan prabayar, secara menjanjikan telah meningkat dengan cepat. Dalam rangka mempertahankan pelanggan yang ada dan menarik pengguna baru, hal yang penting bagi operator adalah untuk merancang harga yang kreatif yang dapat meningkatkan pendapatan dan memuaskan konsumen.

Sementara itu, teknologi generasi mendatang sedang dikembangkan dan diuji sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan untuk meningkatkan kecepatan dan kapasitas. Sejumlah layanan dan aplikasi telah meningkatkan penggunaan ponsel di berbagai bidang seperti industri kesehatan dan perbankan dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektifitas layanan mereka. Ke depannya layanan ini membutuhkan kualitas dan kapasitas yang lebih baik.

"Namun, para pemain baru tidak berada dalam posisi untuk berinvestasi pada pengembangan infrastruktur generasi berikutnya," kata Rajagopal. "Akibatnya, mereka mungkin harus bergabung dengan pemain pasar terkemuka lain yang memiliki dana yang diperlukan untuk memanfaatkan infrastruktur generasi berikutnya." Beberapa operator jaringan mobile virtual (MVNOs) yang bangkrut karena kompetisi yang ada biasanya memilih untuk bergabung dengan pemain besar di industri telekomunikasi.

Operator telecomunikasi saat ini tengah menawarkan rencana penerapan tarif yang sama (flat-rate) dan layanan lain dengan harga yang lebih rendah untuk menarik pelanggan dan meningkatkan pangsa pasar dalam hal jumlah pelanggan. Pada saat yang sama, dengan meningkatnya penggunaan layanan data, perusahaan telekomunikasi juga menawarkan layanan yang lebih baik untuk meningkatkan data ARPU.

Sementara itu menurut Iwan Rachmat, Senior Consultant, Information and Communication Technologies, Frost & Sullivan Indonesia, pasar Indonesia telah menunjukkan perkembangan yang sama sejak 2007 ketika ada 11 pemain di pasar telekomunikasi Indonesia dan tarif dari masing-masing operator telah turun secara drastis. Kompetisi dimulai oleh tiga operator besar yang menguasai lebih dari 90% pangsa pasar, di mana kompetisi telah bergeser dari “perang jangkauan terluas” ke “perang tarif termurah”.

Operator besar sebagai pemain lama tidak lagi menjual “jangkauan jaringan” mereka sebagai nilai jual utama namun lebih kepada penetapan tarif yang menarik. Jangkauan jaringan telah menjadi faktor umum dimana semua operator telah memiliki jaringan nasional.

“2010 merupakan tonggak baru bagi industri telekomunikasi Indonesia dimana harga layanan data-base seperti internet dan berbagai aplikasi menjadi lebih terjangkau dengan berbagai program promosi yang ditawarkan dan tarif internet yang telah diturunkan oleh para operator. Sekali lagi kompetisi telah bergeser dari “tarif murah” sebagai strategi marketing menjadi “layanan data” yang dipromosikan bersamaan dengan murahnya tarif internet,” ungkap Iwan.

Seiring dengan fase perkembangan industri selular, layanan data-base telah berkembang menjadi “sumber pertumbuhan baru” dimana bisnis tradisional yang mengandalkan “suara” telah mengalami penurunan.

Tantangan yang dihadapi di masa mendatang adalah bagaimana mempromosikan layanan data-base secara komersial dan mengelola jaringan sehingga dapat memenuhi kebutuhan terhadap kapasitas akses yang tinggi dan mampu menjadi model bisnis yang menguntungkan.

Baik dengan meningkatkan marjin dari penjualan layanan data dan/atau mengelola jaringan secara efisien – para operator harus menemukan cara untuk menjadikan bisnis data sebagai pemasukan yang menguntungkan dan menjaga pertumbuhan bisnis dalam waktu yang bersamaan.

Iwan menjelaskan lebih lanjut bahwa dengan masuknya pemain baru di pasar telekomunikasi telah berakibat pada terjadinya persaingan harga yang signifikan. Untuk mendapatkan pangsa pasar, pendatang baru umumnya mengurangi tarif, yang berujung pada penurunan ARPU. Persaingan yang ketat ini telah memperluas jumlah pilihan yang tersedia bagi konsumen, memicu kecenderungan tingkat churn (atau berhenti berlangganan)yang besar. Dengan demikian, retensi pelanggan telah menjadi tantangan paling berat yang dihadapi operator telekomunikasi saat ini.

Menarik pelanggan baru sambil mempertahankan pangsa pasar yang ada telah menjadi penentu keberhasilan perusahaan-perusahaan operator. Dalam rangka meningkatkan skala operasi di negara-negara di mana mereka beroperasi, banyak pemain telekomunikasi besar telah mengkaji kemungkinan untuk bergabung dengan para pesaing yang lebih kecil.

"Akusisi strategis yang telah direncanakan dipastikan akan membantu mitra operator telekomunikasi untuk mengatasi berbagai tantangan pasar yang ada secara bersama-sama," ungkap Rajagopal. "Inovasi sebagai kunci utama untuk mengembangkan aplikasi dan layanan mereka, kemitraan ini juga harus fokus pada penggabungan inovasi pada layanan yang dimiliki kedua belah pihak untuk meningkatkan pendapatan di pasar telekomunikasi."

Odie (dari berbagai sumber)

Odie

Related Stories:
9 Penemuan Paling Menakjubkan Sepanjang Tahun 2013
Apakah 9 Gadget Terkeren Ini Cocok Untuk Hadiah Natal Dan Tahun Baru?
Dari USB Modem Hingga ke Komputer Tablet

 
© 2000 - 2015. All Rights Reserved.
Customer Careline: (021)58901520 (ext: 103), 9.00 am - 5.00 pm (Monday - Friday)
support@mobile88.co.id